Archive for ‘Open Source / Linux’

14/10/2012

mengatasi phpMyAdmin – Error Cannot start session without errors, please check errors given in your PHP and/or webserver log file and configure your PHP installation properly

jika phpmyadmin di ubuntu Anda error seperti ini
“phpMyAdmin – Error
Cannot start session without errors, please check errors given in your PHP and/or webserver log file and configure your PHP installation properly”

Solusinya

  1. Masuk root lalu ketikkan nautilus. Caranya ketikkan di terminal perintah berikut :
         sudo nautilus

    Masukkan password rootnya

  2. Lalu masuk ke /etc/php5/apache2/php.ini
  3. Hapus tanda titik koma (;) dibagian depan baris ini
    ;session.save_path = “/tmp”
  4. Lalu save.

Pada kasus saya tanpa restart apache phpmyadmin sudah bisa diakses. Pada kasus lain mungkin perlu direstart apachenya. Jika kesusahan cukup direstart komputernya :)

Semoga bermanfaat

Advertisements
Tags:
21/10/2011

Cara install flash player di ubuntu

Silahkan download Tutorial cara install flash player di ubuntu dalam bentuk PDF disini.

Semoga bermanfaat :)

06/07/2011

Cara install Wifi Broadcom Tanpa koneksi internet cuma lewat CD installer ubuntu 10.04 LTS [sudah diuji coba oleh rido sandi atmanto]

Aktifkan Wi-Fi Broadcom di Ubuntu

Untuk mengaktifkan wifi Broadcom pada Ubuntu bisa melalui System > Administration > Hardware/Additional Drivers, dan menginstallnya langsung. Cara ini tentu saja hanya bisa dilakukan kalau koneksi internet dari modem atau LAN tersedia, tapi bagaimana kalau belum sama sekali?

Sebenarnya caranya cukup mudah karena dalam CD instalasi Ubuntu sudah tersedia paket-paket yang akan mengaktifkannya. Yang perlu dilakukan hanya menelusuri direktori dari CD instalasi dan mencari paket-paket yang tepat lalu menginstallnya.

Caranya adalah sebagai berikut:

Browse ke LiveCD/LiveUSB milik Anda, tidak perlu booting ke LiveCD tapi hanya cukup di browse isinya dan install paket-paket berikut ini:

Copy file-file berikut di hardisk Anda( biar ga berat saat install and mengantisipasi komputer tanpa CD Drive ^^v) :

Untuk Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) :

/pool/main/p/patch/patch_2.6-2ubuntu1_i386.deb
/pool/main/d/dkms/dkms_2.1.1.2-2fakesync1_all.deb
/pool/restricted/b/bcmwl/bcmwl-kernel-source_5.60.48.36+bdcom-0ubuntu3_i386.deb
/pool/main/b/b43-fwcutter/b43-fwcutter_012-1build1_i386.deb

Dan untuk Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) :

/pool/main/d/dkms/dkms_2.1.1.2-5ubuntu1_all.deb
/pool/main/b/b43-fwcutter/b43-fwcutter_013-3_i386.deb
/pool/restricted/b/bcmwl/bcmwl-kernel-source_5.100.82.38+bdcom-0ubuntu3_i386.deb

Kalo sudah di Copy dan di paste di Hardisk Anda. Double Click pada file masing-masing untuk menginstallnya.

Setelah semua paket-paket diatas diinstall, reboot komputer.
Jika masih kesulitan menemukan paket-paket yang dimaksud, download saja disini paket-paket yang telah saya kumpulkan menjadi satu folder (Wi-Fi Broadcom), lengkap dengan petunjuk instalasinya.

*) Cara ini sudah saya test pada Laptop HP Compaq Presario V3000.

Sumber asli sebelum diedit oleh penulis adalah disini.

02/06/2011

jurus praktik menggunakan vi editor

Awalnya dulu heran lihat seorang temen yang selalu menggunakan VI untuk keperluan editing teks, begitu mahirnya menggunakan VI. Mengedit teks dengan cepat, bahkan sulit dikuti dengan mata, tanpa menggunakan mouse hanya dengan keyboard, pencet sana pencet sini, ntah apa yang dilakukannya. Nggaaak mudheng!!! Emang vi merupakan teks editor yang cukup sulit digunakan, kecuali mereka yang sudah hafal perintah-perintahnya. Mungkin mereka yang mahir mengunakan VI akan berpikir untuk menulis skripsi menggunakan VI P .

VI vs Emacs

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas tentang perkenalan VI. Silakan cek di sini bagi yang pengin berkenalan. Tulisan kali ini akan lebih membahas perintah-perintah VI yang praktis dan lebih mendetail dari sebelumnya.

Mode

Vi memiliki dua mode yaitu mode command, dan mode insertion. Ketika kita membuka vi, maka pertama kali akan masuk ke mode command, dimana kursor dapat kita gerak-gerakkan atau bahkan melakukan penghapusan terhadap teks. Mode insertion dimulai ketika memasuki salah satu perintah insertion atau perintah change, yaitu perintah untuk mengedit teks dengan menuliskan huruf demi huruf. Dengan menekan tombol Escape (ESC), maka kita dapat kembali lagi ke mode command. Pada mode command, kebanyakan eksekusi terhadap perintah langsung dilakukan seketika itu juga, kecuali pada perintah yang menggunakan titik dua (colon) harus diakhiri dengan penekanan tombol enter.

Berikut ini perintah-perintah vi yang umum digunakan, dikelompokkan berdasarkan fungsonalitasnya.


Keluar dari Vi:

Untuk keluar dari VI ada berbagai macam cara yang berbeda-beda sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya, yaitu:
x Keluar dan simpan perubahan yang telah dilakukan, ini ekivalen dengan perintah :wq
:q Keluar, selama tidak melakukan perubahan terhadap file
ZZ Keluar, dan menyimpan perubahan ketika terjadi perubahan
:q! Keluar dengan mengabaikan semua perubahan yang telah diakukan terhadap file

Menggerakkan Kursor:

h Menggerakkan kursor ke kiri
j Menggerakkan kursor ke bawah
k Menggerakkan kursor ke atas
l Menggerakkan kursor ke kanan
w Menggerakkan kursor ke kata berikutnya
W Menggerakkan kursor ke pembatas kosong kata berikutnya
b Menggerakkan kursor ke ke awal kata
B Menggerakkan kursor ke ke awal pembatas kosong kata
e Menggerakkan kursor ke akhir kata
E Menggerakkan kursor ke akhir pembatas kosong kata
( Menggerakkan kursor ke kalimat sebelumnya
) Menggerakkan kursor ke kalimat berikutnya
{ Menggerakkan kursor keke paragraf sebelumnya
} Menggerakkan kursor ke paragraf berikutnya
0 Menggerakkan kursor ke awal baris
$ Menggerakkan kursor ke akhir baris
1G Menggerakkan kursor ke baris pertama dari isi file
G Menggerakkan kursor ke baris terakhir dari isi file
nG Menggerakkan kursor ke baris ke-n dari isi file
:n Menggerakkan kursor ke baris ke-n dari isi file
fc Menggerakkan kursor ke huruf c terdekat selanjutnya (huruf c dapat diganti oleh huruf apa saja yang pengin dicari)
Fc Menggerakkan kursor ke huruf c terdekat berikutnya (huruf c dapat diganti oleh huruf apa saja yang pengin dicari)
H Menggerakkan kursor ke atas tampilan layar
M Menggerakkan kursor ke tengah tampilan layar
L Menggerakkan kursor ke bawah tampilan layar

Menghapus Teks:

x Hapus sebuah karakter pada posisi kursor
X Hapus sebuah karakter di sebelah kiri kursor
D Hapus seluruh karakter dari posisi kursor sampai akhir baris
dd Hapus satu baris pada kursor
:d Hapus satu baris pada kursor

Yanking Teks:

Seperti pada penghapusan, hampir semua perintah yank dilakukan dengan mengetik y diikuti perintah gerakan kursor. Misal, y$ yanks ke akhir baris. Dua perintah yank yang lain adalah:

yy Yank baris saat ini
:y Yank baris saat ini

Pengubahan Teks:

Perintah pengubahan teks ini adalah perintah untuk melakukan penghapusan teks dan masuk ke mode insertion. Dilakukan dengan mengetikkan c diikuti sebuah gerakan kursor. Misal cw akan menghaus sebuah kata dan memasuki mode insertion. Perintah lainya adalah:

C Hapus teks dari posisi kursor sekarang sampai akhir baris, dan kemudian masuk mode instertion
cc Hapus satu baris teks di mana posisi kursor berada, dan masuk ke mode insertion

Penanda

Penanda dipake untuk menandai posisi kursor saat ini dengan nama berupa sebuah huruf (kecil). Penanda juga digunakan untuk membatasi jangkauan.

mc Mengeset penanda c pada posisi kursor sekarang.
`c Menuju ke posisi penanda
‘c Menuju ke awal baris posisi penanda

Pencarian String:

/string Melakukan pencarian string ke depan
?string Melakukan pencarian string mundur
n Menuju hasil pencarian string selanjutnya
N Menuju hasil pencarian string sebelumnya

Replace

Melakukan pencarian dan hasil pencariannya diganti dengan string tertentu. Menggunakan perintah :s. Ini umumnya digunakan dalam kombinasi dengan range atau perintah :g.

:s/pattern/string/flags Lakukan pencarian terhadap pola pattern dan ganti dengan string sesuai dengan flagsnya
g Flag – ganti semua pola yang ditemukan
c Flag – meminta konfirmasi bila terjadi penggantian
& Ulangi perintah :s terakhir

Regular Expression:

Vi mendukung pengenalan pola menggunakan REGEX (Regular Expression), bagian ini tidakakan dibahas karena untuk membahas regex butuhwaktu yang tidak sedikit, dan lebih cocok bila dibuat tulisan sendiri tentang Regex. Bila memang penasaran coba kunjungi website http://regularexpressions.info/.

Count:

Hampir semua perintah dapat didahului dengan sebuah angka, yang menunjukkan berapa kali perintah tersebut dieksekusi. Misal 6dw akan menghapus 6 kata; dan 2fe akan menggerakkan kursor maju sampai ditemukan 2 kali huruf e.

Range/Jangkauan:

Range digunakan di depan perintah yang menggunakan colon (titik dua). Misal :3,7d akan menghapus baris 3-7. Range umumnya dikombinasikan dengan perintah :s untuk melakukan penggantian pada beberapa baris. Contoh lagi :.,$s/pattern/string/g untuk melakukan penggantian dari baris saat ini sampai akhir baris.

:n,m Range – Baris n sampai m
:. Range – Baris sekarang
:$ Range – Baris terakhir
:’c Range – Penanda c
:% Range – Semua barisdalam file
:g/pattern/ Range – Semua baris yang sesuai dengan pattern

File:

:w file Menulis ke file
:r file Membaca/membuka file
:n Menuju file berikutnya
:p Menuju file sebelumnya
:e Mengedit file
!!program Ganti baris dengan output dari program

Lainnya:

~ Toggle untuk huruf besar dan huruf kecil
J Menggabungkan baris
. Mengulangi perintah perubahan-teks terakhir
u Membatalkan perubahan terakhir (Undo)
U Membatalkan semua perubahan

Rasanya beberapa perintah di atas sudah cukup mumpuni untuk menggunakan Vi secara efekstif dan efisien. Sering-sering menggunakan dan membiasakan diri dengan perintah-perintah diatas, learning by doing, niscaya anda akan menjadi pendekar VI P .

Untuk “Basic VI Cheatsheet” saya rasa cukup sekian dulu, kalo masih ada kesempatan insyaallah akan dilanjutkan untuk yang “Advanced VI Cheatsheet“. Jadi nantikan aja kehadirannya.

######## COPYLEFT ########

//di-”COPAS” dari Nightlogin IT Community

//Th4nX yawh!!

copas from http://araneta.wordpress.com/2007/04/05/jurus-praktis-menggunakan-vi/

Tags:
27/05/2011

pengganti Microsoft Visio di linux ubuntu

Sebagian pembuat prrgram pasti akan terbantu dengan adanya software perancangan proyek yang Klik klik beres(baca: Instan :) ). Contohnya aja yang paling terkenal adalah Microsoft Visio. Namun harga dari software ini bisa dibilang cukup mahal.

Lalu gimana bagi para proyek developer yang mau ngirit?

Install aja DIA. Ini adalah software yang sama seperti visio tapi berjalan di Sistem Operasi linux.

Cara Installnya sangat mudah. Ketikkan

sudo apt-get install dia

Selamat Menikmati :)

27/05/2011

cara install font times new roman di ubuntu karmic koala 9.10

ketikkan

sudo apt-get install msttcorefonts

Silahkan dilihat di Open Officenya sudah ada di bagian font

Semoga bermanfaat :)

24/05/2011

Installing Apache2 With PHP5 And MySQL also phpMyadmin Support On Ubuntu 9.10

1 Preliminary Note

In this tutorial I use the hostname server1.example.com with the IP address 192.168.0.100. These settings might differ for you, so you have to replace them where appropriate.

I’m running all the steps in this tutorial with root privileges, so make sure you’re logged in as root:

sudo su

2 Installing MySQL 5

First we install MySQL 5 like this:

apt-get install mysql-server mysql-client

You will be asked to provide a password for the MySQL root user – this password is valid for the user root@localhost as well as root@server1.example.com, so we don’t have to specify a MySQL root password manually later on:

New password for the MySQL “root” user: <– yourrootsqlpassword
Repeat password for the MySQL “root” user: <– yourrootsqlpassword

3 Installing Apache2

Apache2 is available as an Ubuntu package, therefore we can install it like this:

apt-get install apache2

Now direct your browser to http://192.168.0.100, and you should see the Apache2 placeholder page (It works!):

Click to enlarge

(JavaScript must be enabled in your browser to view the large image as an image overlay.)Apache’s default document root is /var/www on Ubuntu, and the configuration file is /etc/apache2/apache2.conf. Additional configurations are stored in subdirectories of the /etc/apache2 directory such as /etc/apache2/mods-enabled (for Apache modules), /etc/apache2/sites-enabled (for virtual hosts), and /etc/apache2/conf.d.

4 Installing PHP5

We can install PHP5 and the Apache PHP5 module as follows:

apt-get install php5 libapache2-mod-php5

We must restart Apache afterwards:

/etc/init.d/apache2 restart

5 Testing PHP5 / Getting Details About Your PHP5 Installation

The document root of the default web site is /var/www. We will now create a small PHP file (info.php) in that directory and call it in a browser. The file will display lots of useful details about our PHP installation, such as the installed PHP version.

vi /var/www/info.php

<?php
phpinfo();
?>

Now we call that file in a browser (e.g. http://192.168.0.100/info.php):

Click to enlarge

(JavaScript must be enabled in your browser to view the large image as an image overlay.)As you see, PHP5 is working, and it’s working through the Apache 2.0 Handler, as shown in the Server API line. If you scroll further down, you will see all modules that are already enabled in PHP5. MySQL is not listed there which means we don’t have MySQL support in PHP5 yet.

6 Getting MySQL Support In PHP5

To get MySQL support in PHP, we can install the php5-mysql package. It’s a good idea to install some other PHP5 modules as well as you might need them for your applications. You can search for available PHP5 modules like this:

apt-cache search php5

Pick the ones you need and install them like this:

apt-get install php5-mysql php5-curl php5-gd php5-idn php-pear php5-imagick php5-imap php5-mcrypt php5-memcache php5-ming php5-ps php5-pspell php5-recode php5-snmp php5-sqlite php5-tidy php5-xmlrpc php5-xsl

Now restart Apache2:

/etc/init.d/apache2 restart

Now reload http://192.168.0.100/info.php in your browser and scroll down to the modules section again. You should now find lots of new modules there, including the MySQL module:

(JavaScript must be enabled in your browser to view the large image as an image overlay.)

7 phpMyAdmin

phpMyAdmin is a web interface through which you can manage your MySQL databases. It’s a good idea to install it:

apt-get install phpmyadmin

You will see the following questions:

Web server to reconfigure automatically: <– apache2
Configure database for phpmyadmin with dbconfig-common? <– No

Afterwards, you can access phpMyAdmin under http://192.168.0.100/phpmyadmin/:

Click to enlarge

(JavaScript must be enabled in your browser to view the large image as an image overlay.)

8 Links

Kalo masih error bisa lihat tulisan berikut ini

Langkah Install phpMyAdmin di Ubuntu 9.10

Maret 21, 2010
oleh Putri Chairina

Setelah sukses install Apache, MySQL, dan PHP5, selanjutnya saya mau install phpMyAdmin. Nah, langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut. (Asumsi : komputer anda terhubung dengan internet)

Pada terminal, masukkan perintah :

$ sudo apt-get install phpmyadmin

Nantinya ketika instalasi, akan ada bagian dimana kita dapat memilih apakah mau mengkonfigurasikan Apache dan MySQL sendiri atau dengan bantuan program instalasi ini? Saya pilih yang mudah saja, yaitu langsung dengan bantuan program instalasi. Tinggal pilih “Apache”, lalu nanti akan memasukkan password root Linux dan MySQL. Selesai.

Lalu cek apakah instalasi berjalan baik dan benar. Masukkan alamat http://localhost/phpmyadmin pada web-browser. (Asumsi : Apache sudah berjalan ya)

Jika halaman phpMyAdmin belum juga muncul (seperti yang saya alami), maka perlu dilakukan langkah berikut. Pada terminal, masukkan perintah :

$ sudo ln -s /usr/share/phpmyadmin/ /var/www/phpmyadmin
Voila! Halaman phpMyAdmin pun muncul!

Alhamdulillah…

Tapi kok, di bawahnya ada pesan error :

Cannot load mcrypt extension. Please check your PHP configuration.

Sebab dari kesalahan ini adalah modul mcrypt belum “dibuka” di file konfigurasi PHP, yaitu php.ini. File php.ini berada di folder : /etc/php5/apache2.

Pastikan module php_mcrypt sudah diaktifkan (tidak ada “;” sebelumnya). Atau jika memang belum ada, tambahkan baris code berikut :

extension=php_mcrypt.dll  (perhatikan, tanpa ";")

Atau bisa jadi bukan php_mcrypt.dll. Tetapi mcript.ini .

Simpan file. Lalu restart Apache dengan perintah :

$ sudo /etc/init.d/apache2 restart

Coba masuk ke halaman phpMyAdmin kembali. Hasilnya :

Tada! Halaman phpMyAdmin yang bersih dari error! :D

Langsung masuk ke TKP!

Welcome to phpMyAdmin!

Hmm… Rasa-rasanya kok lebih mudah daripada instalasi di Windows ya? Sepertinya saya memang tidak berjodoh dengan Windows.

Selanjutnya : install JDK, install Netbeans! Rencananya saya mau pakai Netbeans 6.8 sebagai IDE untuk PHP. :)

Info :

Ketika melakukan instalasi phpmyadmin di Ubuntu 10.04, ternyata folder phpmyadmin-nya berada langsung di /phpmyadmin!!! Nah, jadi saya gagal koneksi ke http://localhost/phpmyadmin. Pesan kesalahan yang muncul adalah :

Forbidden. You don't have permission to access /phpmyadmin on this server.

Solusinya : pindahkan folder itu ke dalam folder /var/www. Sukses deh! :D

sumber :
http://howtoforge.net/installing-apache2-with-php5-and-mysql-support-on-ubuntu-11.04-lamp
http://putrichairina.wordpress.com/2010/03/21/langkah-install-phpmyadmin-di-ubuntu-9-10/#comment-2261

05/05/2011

cara install audacity di ubuntu

Sudo apt-get install audacity
masukkan password root
Enter

Jangan lupa update file libmp3 agar bisa menyimpan file ke jenis mp3

sudo apt-get install libmp3lame0
masukkan password root
Enter

*saya menggunakan repo ubuntu ITB

Selamat Menikmati !

23/04/2011

cara install tuxcut di ubuntu

Tuxcut adalah aplikasi yang berfungsi untuk memutuskan koneksi client, di jaringan hotspot atau jaringan lokal ( LAN ). Fungsi Tuxcut hampir sama dengan netcut, tetapi di TuxCut ada keunggulan tambahan yaitu anti netcut yang melindungi kita dari serangan cutter-cutter network yang lain.

Karena TuxCut tidak ada dalam ropository Ubuntu/ Debian, maka kita harus download :

http://bitbucket.org/a_atalla/tuxcut/downloads/TuxCut-3.2_all.deb

sebelum menjalankan file instalasi TuxCut, kita butuh 3 file dependensi yaitu :

1. arp-scan

install arp-scan dengan perintah :

$sudo apt-get install arp-scan

2. dsniff

install dsniff dengan perintah :

$sudo apt-get install dsniff

3. arptables

install arptables dengan perintah :

$sudo apt-get install arptables

setelah ketiga aplikasi terinstall baru kita instal TuxCut yang sudah didownload :

lewat terminal :

$sudo dpkg -i TuxCut-3.2_all.deb

atau dengan cara dobel klik pada file TuxCut-3.2_all.deb

Untuk menjalankan TuxCut yang sudah terinstal :

$sudo TuxCut

atau dengan mencari di menu pada panel bar

Gambar setelah selesai menginstal dan menjalankan Tuxcut :

Gambar waktu memonitor jaringan :  ini adalah gambar jaringan yang ada dikontrakan saya heheheheh maklum pengen iseng… jangan ditiru y… :D

Cara menggunakan y gampang kok tinggal kamu scan tu trus tinggal di cut ip yang kamu pengen kill, tpi sebaik nya apabila udah kita kill ip tersebut  ada juga yang tidak keputus maka nya apa bila kita ngekill kita scan lagi trus kita kill lagi sampai kita rasa udah keputus tu target….hehehhehe

original resource http://pinguindte.wordpress.com/2010/08/11/install-tuxcut-di-ubuntu/