Archive for ‘Belajar Sendiri’

02/03/2013

Gara-gara iri lihat Francesco Totti jadi bisa juggling bola sepak

Ceritanya begini. Dulu di saaat dhuhur-dhuhur di SCTV sedang ada berita tentang AS Roma yang sedang latihan. Saat itu Sang Ikon Srigala Ibukota Alias Il Lupi yaitu Francesco Totti main juggling bola koq enak banget. Keliatannya bagus dikaki dan gampang sekali. Padahal juggling sambil jalan. Uniknya bolanya ngga jatuh. Kalau ngga salah ini berita lihatnya waktu SMP. Sekarang saya Mahasiswa semester 10 padahal. Mimpi yg cukup lama ^^v

read more »

Advertisements
09/05/2012

Jarak antara kos-kosan dengan rumahku

Beberapa bulan yang lalu babeh ane memberikan sebuah tugas. Dari rumah sampe kos-kosan jaraknya berapa kilometer kalau naik motor?

Setelah tertunda karena berbagai alasan, dari kelupaan sampai nanggung udah full set kayak pembalap mau bongkar-bongkar lagi agak males :D. Berikut hasilnya.

read more »

12/01/2012

4 Tips Sukses dari Milyuner yang Tak Lulus Kuliah

Pendidikan formal tak selalu berbanding lurus dengan kemakmuran. Beberapa dari milyuner yang berada di daftar orang terkaya Forbes ternyata tidak pernah lulus kuliah.

Dari 400 orang yang masuk dalam daftar 400 orang terkaya Forbes, sebanyak 63 pengusaha atau 15% lebih diantaranya tidak pernah lulus kuliah.

Rincian pendidikan dari orang-orang terkaya versi Forbes tersebut adalah:

SMU: 27 orang
Kuliah: 160 orang
Dropout kuliah: 36 orang
Graduate School: 161 orang
Lulusan hukum: 35 orang
PH.D: 21 orang
M.A: 6 orang
M.B.A: 84 orang
M.S: 29 orang
M.D: 5 orang.

Dengan tingkat pengangguran yang tinggi dan biaya pendidikan yang semakin mahal, tidak ada salahnya jika kita belajar tentang kesuksesan dari orang-orang yang tidak pernah lulus ini.

Berikut tips-tips dari milyuner yang tidak lulus kuliah itu sepertu dikutip dari Forbes, Kamis (12/1/2012):

1. Sean Parker

Salah satu pendiri Facebook dengan kekayaan US$ 2,1 miliar. Pria kelahiran tahun 1979 itu merupakan salah satu wirausaha yang sukses yang sudah menggemari program IT sejak kecil. Ia minim pendidikan formal, dan mencatat sukses besar setelah mendirikan Facebook bersama Mark Zuckerberg.

Lewatkan kuliah, Google pendidikan Anda!

“Ketika alat ilmu dan pengetahuan yang luar biasa tersedia di seluruh dunia, pendidikan formal menjadi kurang penting. Kita harus berharap terus melihat kehadiran wirausaha baru yang mendapatkan sebagian besar pengetahuannya melalui eksplorasi sendiri.”

2. Dustin Moskovitz

Salah satu pemilik Facebook dengan kekayaan US$ 3,5 miliar. Pria kelahiran 22 Mei 1984 itu ini juga merupakan salah satu wirausaha internet yang meraup sukses dari Facebook dan masuk dalam jajaran salah satu milyuner muda terkaya di dunia.

Ia sempat mencicipi Universitas Harvard bidang ekonomi selama 2 tahun sebelum akhirnya bergabung dengan Mark Zuckerberg di Palo Alto.

Anda selalu bisa kembali

Jika Facebook tidak bekerja setelah ia meninggalkan kuliah dan bergabung dengan Mark Zuckerberg, ia mengatakan, “Saya dapat kembali ke Harvard kapanpun. Teman-teman saya mungkin tidak disana lagi. Saya mungkin harus memulai lagi masalah sosoal. Itu adalah sebuah risiko. Tapi ini adalah sebuah risiko yang cukup kecil dibandingkan kesempatan besar yang ada pada saat itu,”.

3. Phil Ruffin

Pemilik Treasure Islan Casino dengan kekayaan US$ 2,4 miliar.Pria kelahiran Wichita, Kansas ini juga tak lulus kuliah. Namun ia sukses mengembangkan bisnis hotel dan kasinonya sehingga masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia.

Pekerjaan terakhir Ruffin sebagai pekerja adalah mendapatkan kembali seekor monyet. Ia berhanti dan mendirikan jaringan toko dan kemudian kasino serta hotal.

Jadilah Nomor 1

“Nasihat yang akan saya berikan kepada orang muda? Berhenti dari pekerjaan Anda. Jangan bekerja untuk siapapun. Anda tidak dapat benar-benar mendapatkan uang dari bekerja pada orang lain,” ujarnya.

4. John Paul DeJoria

Pemilik Paul Michell Systems, Patron Tequila dengan kekayaan US$ 4 miliar. Ia pernah menjalani hidup dengan menjual sampo dari pintu ke pintu sebelum meraup kekayaan dengan Paul Mitchell.

Pria kelahiran 13 April 1944 itu merupakan anak seorang imigran Italia dan Yunani. Setelah orang tuanya bercerai, ia mulai menjual kartu natal dan koran dengan berkeliling untuk menghidupi keluarganya. Ia meraup sukses setelah mendirikan John Paul Mitchell System dengan Paul Mitchell pada tahun 1980.

Tebal Muka!

“Saya mempelajari penjualan dan pemasaran dari mengetuk ratusan pintu tiap hari. Anda secara cepat menemukan Anda akan mendapatkan 99 bantingan pintu di muka Anda hingga bisa meraup penjualan,” ujarnya.

sumber : http://finance.detik.com/read/2012/01/12/083330/1813241/4/4-tips-sukses-dari-milyuner-yang-tak-lulus-kuliah

03/05/2011

Tahukah kamu apa yang komputer pahami selama ini?

Komputer cuma tahu input yang berupa,…

10101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010
10101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010
10101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010
10101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010101010

read more »

Tags:
02/05/2011

Bisnis itu sama saja dengan memelihara burung

Paradigma inilah yang saya pegang saat ini. Berkali-kali saya mencoba unuk bisa memelihara burung walaupun keluarga saya selalu mencibir bahwa saya tidak bakat memelihara burung. Keseringan membaca ceita motivasi untuk tidak menyerah saat gagal membuat saya ingin terus mencoba memelihara burung.

Waktu kecil saya pernah memelihara ikan dan mati semua. Pernah pula memelihara burung dan juga mati semua.

Bertahun-tahun mengalami masa traumatis dan selalu mendengarkan afirmasi bahwa saya tidak bakat memelihara hewan serta tak pandai berbisnis membuat saya sempat meragu apakah benar kalimat tersebut.

Buku-buku motivasi, bisnis, dan biografi para penemu serta pebisnis membuat saya masih saja ngeyel untuk tetap memelihara burung dan mencoba berbisnis.

Beberapa bulan yang lalu saya mencoba memelihara burung peking(Burung yang suka memakan padi di sawah) sebagai percobaan akan hipotesis saya bahwa penyayang binatang adalah orang yang bakat berbisnis.

Sebelum sebelumnya saya lebih suka memeilhara burung yang masih piyik(baru menetas). Seringkali disemuti oleh semut merah. Ada juga yang sudah sampai bisa terbang. Tapi karena tidak dikandangi ya akhirnya terbang bebas alias lepas(hehehe).
Kurang lebih satu bulan kedua burung peking yang saya pelihara masih hidup. Suatu pagi saat saya mandikan, eh… malah lepas. Ndilalah(bahasa indonesianya apa sih? ada yang tau) kandang yang saya gunakan adalah kandang yang sudahlama dan agak rusak. Sehingga dengan kekuatannya burung bisa bebas. Masih satu burung dan karena esmosi ya sekalian dilepasin aja deh. Hufh…

Beberapa hari berlalu saya memutuskan untuk membeli burung baru tapi yang bisa berkicau. Asal pilih di pasar burung di kabupaten kebumen yang lebih terkenal dengan nama Koplak ataupun Pasar Manuk.

Gelatik saya pilih karena pedagangnya bilang kalau mau makan beras kering dan beras. Saya beli dan bawa pulang sekalian membeli kandang tapi dengan ukuran kecil.

Belum satu hari sudah diem di dasar kandang, paginya ternyata sudah MATI. Arghhh Tidakkkkkk !!

Akhirnya saya membeli burung yang baru lagi yaitu Burung Trucukan ! Beserta kandang baru dengan ukuran besar. Seminggu kurang lebih burung Trucukan baru ini tinggal dirumah dan dengan kicuan yang cukup merdu walaupun jarang-jarang berkicau(yang crewet alias gacor harganya mahal punya).

Tadi Pagi pada saat mau saya keluarkan dari ruangan setelah membuka kerodong saya bawa keluar. Eh, ga’ tau kenapa kandangnya udah kebuka. Langsung deh burungnya terbang ke pohon mangga di depan rumah dengan gesitnya. Apalagi burung ini masih liar dan kalau lagi dikasih makan atau dimandikan, rewelnya bukan main.

Menuju lodong(toples) yang saya khususkan untuk menyimpan jangkrik ternyata sudah diobrak-abrik oleh si Condol(Tikus) yang tidak bertanggung jawab sehingga lepaslah semua jangkrik yang menjadi pakan dari Burung Trucukan.

Kesimpulan :

Jika kita berbisnis dari awal ibarat memelihara burung dari kecil alias baru menetas. Perlu extra perhatian dan penjagaan agar tidak mati dimakan hama ataupun karena kedinginan dan belum bisa makan sendiri

Jika kita berbisnis dari kesuksesan orang lain misalnya franchise. Ibarat memelihara burung yang sudah remaja ataupun dewasa sehingga lebih mudah mengurusnya karena sudah berbulu, bisa makan sendiri dan mampu bertahan dari suhu dingin serta hama yang menggangu

Orang yang telaten merawat burung(hewan peliharaan apa saja juga boleh) bisa dibilang ornag yang telaten dan sabar dalam menjaga bisnisnya. Tengok orang Chinese yang suka memelihara ikan Koi, Arwana, burung mahal dlsb. Asumsi saya begitu tapi belum tentu benar juga. Hanya pendapat pribadi(heheeh). Katanya pengusaha boleh ngomong seenaknya yang dia mau(saya lupa baca dimana. Kalo ga salah di website-nya purdie chandra)

Mau bisnis dari Nol atau dari 9?

28/03/2011

Pengalaman pertama mebuat dan mengirimkan surat lamaran

Hari ini untuk pertama kalinya saya membuat surat lamaran dan mengirimkannya meskipun secara langsung. Sejak SMA bahkan SMP memang sudah sering membuat surat lamaran terutama untuk mata pelajaran bahasa indonesa.

Namun klai ini berbeda dimana saya harus benar-benar memperhatikan penulisan dan segala macam aturan yang ada. Hari kemarin browsing di internet cara membuat surat lamaran. Sorenya saya membuat sesuai dengan data saya sendiri. Akhirnya karena ngantuk saya putuskan memprint hari berikutnya(RED: Hari ini).

Subhanallah ! ketika surat lamaran yan g saya ketik tadi malam ternyata hilang! Paniklah saya, mengetik ulang mau tidak mau harus saya lakukan kembali.

Menyiapkan surat lamaran, riwayat hidup, foto copy ktp, pas foto, foto copy ijazah terakhir dan foto copy sertifikat pelatihan/ kursus yang pernah saya ikuti. Padahal di pagi ini saya harus menjadi panitia di SMP Negeri 3 Kebumen sebagai panitia Penerimaan peserta didik baru. Jam 7 surat-surat pendukung belum lengkap semua (belum mandi pula).

Berangkatlah ke tempat foto copy unatuk menggandakan sertifikat dan ijazah sekaligus membeli stopmap. Setelah semuanya lengkap saya serahkan ke sekolah yang kata dosen saya Bapak Heru Krisdiyantoro, S.Kom membutuhkan staf IT web Administrator. Begitu sampai di sekolah yang dituju, saya bertemu dengan kepala TU. Ditanyai bahasa pemrograman apa yang dikuasai, dan sebagainya. Hal yang saya takutkan terjadi. Ditanyai soal jaringan ! arghhhh

“Bandwidth manajemen biasanya pake apa mas?”

“Server apa yang dipahami?”

Jawab saya “Jujur saja pak, saya aslinya web programmer dan tidak begitu memahami jaringan”

Padahal saya seumur-umur pegang server cuma sekali, VPS itu juga beli sendiri karena pengen punya website dengan  space yang cukup besar, 10 GB ! Setelah selesai saya diberi tahu bahwa “Nanti bila ada formasi tersebut Anda saya hubungi lagi” oleh Kepala TU.

Kesimpulan dan hikmah yang saya ambil dari kejadian ini adalah “Zaman sekarang kita harus menguasai banyak keahlian agar bisa digunakan di dunia kerja. Semakin sedikit kemampuan kita maka semakin kecil kemungkinan kita untuk bersaing”

**Kesimpulan diatas tidak berlaku jika Anda menjadi PENGUSAHA !   Salam Sukses !

23/02/2011

Kata Mutiara dan Motivasi dari DJ Caroll, DJ Tunanetra Wanita Pertama Indonesia

“Bnyak orang yang beranggapan saya kurang beruntung. Namun bagi saya keberuntungan tidak dilihat dr sudut pandang orng lain tp bgmn diri kita sendiri memandang kondisi yang kita alami”

dj caroll, dj wanita tuna netra pertama di indonesia

adapted from “cofee break”, tvOne

23/02/2011

Kata Motivasi dari Ustadz Jefry Al Buchory

“Selama nyawa masih nyangkut dibadan kita, berarti Allah SWT masih memberikan kesempatan bagi kita untuk bertaubat”

Ust. Jefry Al Buchory, (mantan pecandu narkoba)

adapted from “U2, Uje & Udin”, trans7

23/02/2011

Kata Mutiara dari Huang NaiHui Motivator Terkenal Taiwan

“seharusnya saya hanya mengesot2 seperti anjing namun dengan kerja keras saya telah menjadi mukzizat bagi taiwan”

Huang Naihui, anak cacat yang dibuang oleh orang tuanya krn dianggap pembawa sial. Pemilik 3 toko bunga dan motivator terkemuka di taiwan

adapted from “dare to fail” book, Billi PS Liem