Kapan kita harus beribadah?

Beberapa minggu yang lalu ada kalimat yang membuat saya cukup tersindir dalam ceramah jumat sang khotib. Saat jumatan di masjid dekat kos-kosan ini khotib menjelaskan bahwa saat ini kita sudah terlalu sibuk dengan urusan dunia namun dalam taraf yang berlebihan. Rasululloh saja menyuruh kita mengejar dunia seakan hidup 1000 tahun lagi. Tapi jangan dilupakan sambungannya, kita juga diharapkan beribadah seakan mati esok hari.

Kalimat apakah itu yang membuat saya cukup tersindir?

“BarLing. Eling Ora Kober, Kober Ora Eling”(BarLing. Ingat Tidak Sempat, Sempat Tidak Ingat)

Istilah jawa yang tidak tau awalnya dari mana (tidak sempat bertanya ke khotib :D) sungguh mengena menurut saya.

Sang khotib mengibaratkan saat seseorang Ingat bahwa sekarang adalah waktu beribadah dia beralasan bahwa tidak ada waktu. Dia sadar kalau saat ini waktu beribadah, sholat dhuhur misalnya tapi dia merasa tidak ada waktu (tidak sempat). Dari alasan tanggung lah, nanti lah, dikit lagi lah dll. (Eling Ora Kober, Ingat tetapi Tidak Sempat).

Begitu juga adakalanya seseorang memiliki waktu senggang yang banyak namun lupa beribadah. Ibarat seseorang yang sudah tidak ada pekerjaan apapun atau tanggungan tetap tidak mau beribadah dengan alasan LUPA! (Kober Ora Eling, Sempat tetapi Tidak Ingat).

Naudzubillah. Saat Ingat tidak Sempat beribadah, saat ada waktu malah tidak ingat Harus Beribadah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: