Menunda-nunda pekerjaan sama saja dengan bunuh diri bagi masa depan Anda

Percaya atau tidak sebagian besar dari kita seringkali cinta untuk menunda-nunda pekerjaan. Dari hal yang sepele sampai yang penting stadium 1, ada yang bilang juga tingkat AWAS (saking hebohnya ini :) ). Semua ini berawal dari kebiasaan yang sering kita lakukan dan terakumulasi menjadi karakter yang menghujam kuat di dalam dada kita masing-masing.

Istilah “Ntar-ntaran” masih menjadi trend setter di kalangan masyarakat. Buang sampah ditempatnya ya nunggu banjir, belajar ya nunggu ulangan atau ada ujian saja, mengaspal jalan kalau presiden mau lewat, merenovasi tempat ibadah kalau sudah jatuh korban, mendingan bikin event akbar dulu dari pada betulin sekolah yang udah roboh 2 tahun terbengkalai.

Sigap bukan cuma milik polisi, tentara, marinir. Bayangkan jika seluruh warga Indonesia maju bersama dari diri sendiri. Bukan tidak mungkin Ibu Pertiwi (Bukan ibunya mba’ pertiwi lho?) akan kembali bersenandung di langit dunia. Tangisannya saat ini masih saja membahana diseluruh pelosok negeri. Lalu siapa yang sanggup memperbaiki ini semua. Bercermin dan tunjuk orang yang Anda lihat. Ya, Andalah orangnya.

Saya sendiri seringkali menunda-nunda mengerjakan tugas yang akhirnya pada saat mau dinilaikan ke dosen malah komputer kena virus, ndandanin dulu (service sendiri, sebisanya :P. Asal bisa jalan ), dan tentunya baru membuat tugasnya (he..he..he… Buang ke TONG SYAMPAH sekarang juga rasa malasmu Nak.). Walaupun akhirnya selesai juga. Saya khawatir jika tugas yang harus dikerjakan tak dapat selelsai hanya dalam 2-3 jam saja. MUngkin harus berhari-hari. Tugas akhir, Proyek Komersial, Pesanan orang, itulah contoh-contohnya.

Jadwal harian yang saya buat juga sangat susah untuk direalisasikan. Padahal sudah berkali-kali saya buat. (Mungkin terlalu lebay dan terlalu flexibel juga kurang disiplin. Hufh…. Ingin sukses memang butuh perjuangan yang RUARRRR BIASAAAH)

Intinya (Sebagian Orang lebih suka jika sebuah tulisan ada Kesimpulannya. Termasuk saya sendiri. hehehehe)

“Semakin segera Anda mengerjakan kewajiban Anda, semakin baik untuk hari esok di kehidupan Anda. Apapun itu. Menunda-nunda tanpa alasan yang benar bukanlah hal yang bijak. Masa depan dan kesuksesan Anda di tangan Anda. Allah Subhanahu wa Ta’ala tdak akan menurunkan keberhasilan tanpa ada jalan yang menyebabkan keberhasilan itu turun yaitu ikhtiar dan do’a dari hamba-Nya”

Semoga Bermanfaat :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: