Bersedekahlah dengan membeli

Suatu sore saya melewati alun-alun kebumen. Dibelokan saya melihat seorang teman saya sedang membeli balon di Penjual balon yang kakek-kakek sudah tua renta. Dalam hati saya berkata, “Hebat kamu mas, meskipun bukan orang kaya namun mau membantu orang tua penjual tersebut menghabiskan balonnya”

Sebenarnya sangat kasihan jika orang tua yang sudah udzur dan sakit-sakitan harus banting tulang mencari penghdupan untuk dirinya. Memang untuk menjadi seperti keadaan demikian pasti dipengaruhi oleh banyak faktor. Tapi dalam hal ini saya ingin menekankan bahwa jika kit aingin membantu orang lain tidak harus dengan memberi secara cuma-cuma. Bisa juga dengan cara membeli barang dagangan saudara kita.

Misalkan untuk menggerakkan ekonomi mikro kita biasakan membeli bensin eceran di warung-warung pinggir jalan. Mungkin bagi Anda tidak begitu berpengaruh namun bagi pedagang yang dibeli bisa jadi nafas kehidupan keluarganya berasal dari dagangannya tersebut. Kelihatan sepele memang. Coba bayangkan jika seluruh warga Indonesia KOMPAK membeli bensin eceran. Pasti akan banyak tercipta lapangan baru dan akan lebih banyak keluarga yang merasa sejahtera dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Semoga Bisa menjadikan bahan renungan bagi kita semua.

“Terima Kasih sahabatku yang telah menginspirasiku, Mas Anip”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: