berkaca dengan aib sendiri

Sahabat,

Salah satu cara penting untuk meningkatkan kualitas kepribadian seorang mukmin adalah dengan senantiasa muhasabahan nafs atau koreksi diri. Dan salah satu untuk mengkoreksi diri itu adalah dengan membaca aib diri.

Banyak orang salah memaknai, apabila salah satu aib diri yang menimpa seorang mukmin adalah anggapan jiwa bahwa ia akan selamat. Perasaan ini selalu memenuhi wadah hati saat ia baru saja melaksanakan ibadah dan dzikir serta ketaatan lainnya. Ini merupakan kelihaian dan tipu daya setan dalam membuat seorang terlena dengan ibadahnya sendiri.

Padahal belum tentu Allah menerima ibadah tersebut, dari sinilah selanjutnya setan menyeretnya secara perlahan untuk melakukan dosa. Oleh karena itu seorang mukmin harus mampu memberikan terapi kedalam rohaninya, dengan senantiasa mengikuti jalan petunjukNya, memakan makanan yang halal dan thayyib serta senantiasa menyempurnakan ketaqwaan. Tetapi kebanyakan manusia bodoh terhadap aib dirinya.

Seseorang melihat debu di mata saudaranya, tetapi tidak melihat batang kayu di depan matanya sendiri.

Ada beberapa cara untuk dapat membaca aib diri :

1.Duduk bersama para syaikh/syeh yang akan dapat menunjukan aib-aib, memberikan nasehat dan pengarahan, dan memberikan solusi beserta terapinya. Namun untuk dizaman sekarang sangat sulit untuk mendapatkan syaikh/syeh yang muklis.

2.Mendatangi sahabat-sahabat yang shahih dan jujur, guna mendapat pandangan keagamaan yang lurus dan gamblang. Sehingga pemahamannya sangat jelas tentang kemungkaran, kemudian mengarahkan dirinya agar menjauhi kemungkaran, dengan akhlaq dan tindakannya.

3.Membaca aib diri dari cercaan musuh pada diri kita. Karena pandangan mata orang dalam menilai kejelekan orang lain lebih tajam. Ini berarti kita harus banyak mendengar dan mencari informasi kejelekan diri kita dari orang lain, buka telinga lebar-lebar tutup mulut rapat-rapat.

4.Berinteraksi atau bergaul dengan setiap golongan manusia. Maka tatkala menyaksikan kejahatan-kejahatan yang ada di masyarakat, jauhilah …!!

Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Al A’raaf-153)

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu (AtTahrim-8).

Berkacalah tapi bukan untuk bersolek,

Berkacalah tapi bukan untuk bercermin,

Berkacalah untuk mengoreksi apa saja yang sudah kita lakukan selama nafas ada dalam badan…………….

Ya Allah banyak sekali aib dan perbuatan buruk yang ada dalam tubuhku,

Ya Allah maafkan atas segala perbuatan tidak baikku,

Ya Allah jadikan rupa hamba yang ada di cermin ini menjadi hamba yang sholeh/ah,

Ya Allah ampuni segala kelalaian ku,

Ya Allah jadikan hati hamba condong kepadaMu,

Ya Allah jadikan tubuh hamba taat beribadah kepada MU,

Ya Allah matikan hamba dalam keadaan Islam dan Khusnul Khotimah….

amin amin…

Smoga Allah mengijabah doa Hambanya yang lemah ini…

24 Agustus 2010

Kembang Anggrek, Facebook Page

Tags:

4 Responses to “berkaca dengan aib sendiri”

  1. terima kasih mas
    bagus dan mantap sekali buat asupan diri

    salam kenal
    /lu2

Trackbacks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: